UPBS BBRMP NTT Olah Lahan Perbenihan Padi MT I Upaya Mendukung Swasembada Pangan
UPBS BBRMP NTT Olah Lahan Perbenihan Padi MT I Upaya Mendukung Swasembada Pangan
Kupang, Senin 15 Januari 2026, UPBS BBRMP NTT sebagai Unit Pengelola Benih Sumber mulai melaksanakan pengolahan lahan untuk persiapan kegiatan perbenihan pada musim tanam I. Pengolahan tanah sawah merupakan proses yang melibatkan berbagai kegiatan untuk mempersiapkan tanah sebelum penanaman padi yaitu pembajakan, penggaruan, dekomposisi bahan organik, pengaturan air, penyemprotan gulma pada pematang dan penerapan pupuk. Tujuan dari pengolahan tanah sawah adalah untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman padi.
Awal MT I Tahun 2026, UPBS BBRMP NTT masih dalam tahapan pengolahan lahan seluas ± 10 hektar di area persawahan BBRMP NTT. Berbagai jenis varietas unggul baru yang akan dibudidaya pada MT I diantaranya Inpari 6 Jete, Inpari 32 HDB, Inpari 42 GSR Agritan, Ciherang dan Cakrabuana. UPBS BBRMP NTT merupakan salah satu unit dibawah manajemen yang berperan sebagai penangkaran benih dan menghasilkan benih varietas unggul baru (VUB) terstandar yang memiliki keunggulan spesifik.
Diharapkan melalui perbenihan ini, dapat memenuhi ketersediaan stok dan kebutuhan benih yang berkualitas dan berstandar bagi petani di Nusa Tenggara Timur dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.